Loading...
Showing posts with label Softskill. Show all posts
Showing posts with label Softskill. Show all posts

Tugas 4 Pengantar Komputasi Modern ( Softskill)

Admin 9:50 PM Add Comment

Penerapan Komputasi Modern Dalam Berbagai Bidang Kehidupan

Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern. Konsep ini pertama kali digagasi oleh John Von Neumann (1903-1957). Beliau adalah ilmuan besar abad 21 yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. 
Komputasi modern yang merupakan implementasi dari teknologi komputer juga sangat berperan penting dalam kehidupan masa kini. Komputasi modern sudah diimplementasikan di berbagai bidang, diantaranya adalah dalam bidang kesehatan, kimia, biologi dan sebagainya. Berikut akan dijabarkan beberapa penjelasan komputasi modern pada bidang-bidang tersebut.

Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Kesehatan

Dunia kesehatan modern tak luput dari perkembangan teknologi. Teknologi pada bidang ini digunakan untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas di dunia kesehatan. Dalam dunia kesehatan komputer mempermudah dokter dan perawat dalam memonitor kesehatan pasien, monitor detak jantung pasien lewat monitor komputer, aliran darah, memeriksa organ dalam pasien dengan sinar X.
Komputer juga memungkinkan data kesehatan di-share secara mudah dan cepat. Salah satu potensi yang digunakan untuk melakukan pemantauan kesehatan tersebut bernama telemedicine, yaitu suatu pemantauan dan pengobatan pasien dari jarak jauh melalui sensor yang tersambung ke internet. Telemedicine juga dapat membawa perawatan medis kepada masyarakat di lokasi terpencil.
Berikut beberapa alat kedokteran yang merupakan hasil dari implementasi komputasi modern:
 
1. CT Scan atau CT-scanner (computerized tomography scanner)

CT Scan adalah mesin sinar-x khusus yang mengirimkan berbagai berkas pencintraan secara bersamaan dari sudut yang berbeda. Berkas-berkas sinar-X melewati tubuh dan kekuatannya diukur dengan algoritma khusus untuk pencitraan.  Sebuah komputer dapat menggunakan informasi ini untuk menampilkan sebagai gambar dua dimensi pada monitor.
2. USG (Ultra Sonografi)
 
USG adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ. Sonografi obsterik biasa digunakan ketika masa kehamilan. USG memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor.
3. Rekam Medis
Rekam medis merupakan  berkas yang berisi catatan dan dokumen yang terdiri dari identitas pasien, pemeriksaan yang telah dilakukan, pengobatan yang diberikan oleh dokter, tindakan dan pelayanan lain yang diberikan kepada pasien.

Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Bioinformatika

Bioinformatika, berasal dari kata yaitu “bio” dan “informatika’ adalah gabungan antara ilmu biologi dan ilmu teknik informasi. Bioinformatika didefinisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa untuk menangkap dan menginterprerasikan data-data biologi. Ilmu ini merupakan ilmu baru termasuk ilmu computer, matematika, dan fisika biologi dan ilmu kedokteran, dimana kesemuanya saling menunjang dan saling bermanfaat satu sama lainnya.
1. Medical Informatics

Medical informatics adalah sebuah disiplin ilmu yang baru yang didefinisikan sebagai pembelajaran, penemuan dan implementasi dari struktur dan algoritma untuk meningkatkan komunikasi, pengertian dan manajemen informasi medis.
 
2. Genomics

Genomics adalah bidang ilmu yang ada sebelum selesainya sekuen genom, kecuali dalam bentuk yang paling kasar. Genomics adalah setiap usaha untuk menganalisa atau membandingkan seluruh komplemen genetik dari satu spesies atau lebih.

Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Fisika

Fisika adalah ilmu yang mengembangkan konsep dan hukum untuk memahami alam. Hukum-hukum fisika merupkan hasil pemikiran manusia yang memiliki keterbatasan. Fisika menjadi ilmu pengetahuan yang mendasar. Fisika adalah bidang ilmu yang tertua, karena dimulai dengan pengamatan-pengamatan dari gerakan benda-benda langit, bagaimana lintasannya, periodenya, usianya, dan lain-lain.
Implementasi komputasi modern di bidang fisika yaitu Fisika Komputasi (Computational Physics) yang mempelajari suatu gabungan antara Fisika, Komputer Sains dan Matematika Terapan untuk memberikan solusi pada “Kejadian dan masalah yang kompleks pada dunia nyata” baik dengan menggunakan simulasi juga penggunaan algoritma yang tepat. Pemahaman fisika pada teori, eksperimen, dan komputasi haruslah sebanding, agar dihasilkan solusi numerik dan visualisasi / pemodelan yang tepat untuk memahami masalah Fisika. Fisika komputasi dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah-masalah berikut:
      1. Modeling (NN & GA)
Modeling merupakan suatu hal yang penting dalam melakukan suatu perhitungan yang rumit.
2. Problem Volume Besar (Down Sizzing atau Paralel)
Data yang besar tentu membutuhkan suatu cara penyelesaian yang khusus. Karena data yang besar dapat menjadi masalah jika ada yang terlewatkan. 
3. Akurasi (big, floating point)
Akurasi tentu merupakan masalah yang paling penting dalam memecahkan masalah. Karena itu pada komputasi dilakukan perhitungan bagaimana bisa menghasilkan suatu jawaban yang akurat dari sebuah masalah.
       4. Kompleksitas (Menggunakan Teori big O)
Komputasi dirancang untuk menangani masalah yang kompleks, sehingga diterapkan pada komputer. Dengan menggunakan teori Big O, maka komputasi modern dapat melakukan perhitungan untuk memecahkan masalah kompleksitas yang kerap dihadapi.

Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Kimia

Kimia komputasi adalah cabang kimia yang menggunakan hasil kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar (makromolekul seperti protein atau sistem banyak molekul seperti gas, cairan, padatan, dan kristal cair), dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata. Contoh sifat-sifat molekul yang dihitung antara lain struktur (yaitu letak atom-atom penyusunnya), energi dan selisih energi, muatan, momen dipol, kereaktifan, frekuensi getaran dan besaran spektroskopi lainnya. Simulasi terhadap makromolekul (seperti protein dan asam nukleat) dan sistem besar bisa mencakup kajian konformasi molekul dan perubahannya (misal proses denaturasi protein), perubahan fase, serta peramalan sifat-sifat makroskopik (seperti kalor jenis) berdasarkan perilaku di tingkat atom dan molekul. Istilah kimia komputasi kadang-kadang digunakan juga untuk bidang-bidang tumpang-tindah antara ilmu komputer dan kimia.
IUPAC memberi pengertian Kimia Komputasi sebagai disiplin ilmu yang menggunakan metode matematika untuk menghitung sifat molekular atau mensimulasi kelakuan sistem molekular (Waterbeemd dkk., 1997). Ruang lingkup kimia komputasi meliputi kajian kestabilan konformasi struktur senyawa kimia, termokimia, spektroskopi molekular, mekanisme reaksi, potensial elektrostatik, muatan atom, simulasi Monte Carlo dan Dinamika Molekular (Jensen, 1999).
  • Aplikasi kimia komputasi juga banyak digunakan bidang kimia atmosfer, desain obat, desain katalis/biokatalis, sifat fisik simulasi proses, struktur dan sifat polimer, sifat pelumas, dan kimia surfaktan.
  • Pemodelan molekular (molecular modeling) adalah teknik menginvestigasi struktur dan sifat molekular menggunakan kimia komputasi dan teknik visualisasi grafis dalam upaya menghasilkan gambaran tiga dimensi yang teliti dari suatu sistem kimia. Perkembangan komputer grafis sangat membantu analisis dan visualisasi interaksi molekular sistem kimia.
  • Informasi kimia (Chemical Informatics) merupakan aplikasi teknologi komputer pada semua bidang kimia. Bidang yang banyak menggunakan teknik informasi kimia adalah industri obat. Penerapan Kimia kombinatorial (Combinatorial Chemistry) dan High-Throughput Screen (HTS) memberikan kemajuan sangat cepat pada penelitian kimia.

 

Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Matematika

Matematika merupakan cabang Ilmu yang mempelajari tentang besaran, struktur, ruang dan perubahan, dan menggunakan angka angka untuk melakukan perhitungan. Implementasi komputasi dalam cabang ilmu matematika yakni keikut sertaan peran komputer dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan komputer dalam ilmu matematika.
  • Probabilitas
Probabilitas suatu kejadian adalah angka yang menunjukkan kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Nilainya di antara 0 dan 1. Kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 1 adalah kejadian yang pasti terjadi, dan tentu tidak akan mengejutkan sama sekali.
  • Algoritma
Penemu algoritma sendiri yang tercatat dalam sejarah awal adalah dari seorang yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al Khwarizmi. Al Khwarizmi adalah seorang ahli matematika dari Uzbekistan yang hidup di masa tahun 770-840 masehi. Di literatur barat ia lebih terkenal dengan sebutan Algorizm. Kata algoritma sendiri berasal dari sebutannya ini.Algoritma adalah suatu prosedur yang tepat untuk memecahkan masalah dengan menggunakan bantuan komputer serta menggunakan suatu bahasa pemrogaman tertentu seperti bahasa Pascal, Visual Basic, Java, dan masih banyak lagi bahasa yang lain.
  • Kalkulus
Kalkulus adalah cabang ilmu matematika yang mencakup limit, turunan, integral, dan deret tak terhingga Kalkulus mempunyai aplikasi yang luas dalam bidang sains dan teknik dan digunakan untu memecahkan masalah yang kompleks yang mana aljabar tidak cukup untuk menyelesaikannnya. Kalkulus digunakan di setiap cabang sains fisik, sains komputer, statistik, teknik, ekonomi, bisnis, kedokteran, dan di bidang-bidang lainnya. Komputer membaca data dalam bentuk bilang biner sementara cara mencari bilangan biner dipelajari dalam ilmu kalkulus.

 

Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Ekonomi

Pemrograman yang didesain khusus untuk komputasi Ekonomi dan pengembangan alat bantu dalam pendidikan komputasi Ekonomi. Karena dibidang Ekonomi pasti memiliki permasalahan yang harus dipecahkan oleh Algoritma. Contohnya adalah memecahkan teori statistika untuk memecahkan permasalahan keuangan. Salah satu contoh komputasi di bidang Ekonomi adalah komputasi statistik. Komputasi statistik adalah jurusan yang mempelajari teknik pengolahan data, membuat program dan analisis data serta teknik penyusunan sistem informasi statistik, seperti : penyusunan basis data, komunikasi data, sistem jaringan, dan diseminasi data statistik.

 

Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Geografi

Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Komputasi dalam bidang Geografi biasanya di gunakan untuk peramalan cuaca, di Indonesia khususnya ada salah satu instansi Negara dengan nama BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) yakni instansi negara yang meneliti mengamati tentang Metereologi, Klimatologi kualitas udara dan Geofisika supaya tetap sesuai dengan perundang undangan yang berlaku di Indonesia.

 

Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Geologi

Geologi merupakan cabang Ilmu sains yang mempelajari tentang Bumi. Yakni komposisi, struktur , sifat-sifat, sejarah dan proses, komputasi Geologi umumnya digunakan dibidang pertambangan sebuah sistem komputer digunakan untuk menganalisa bahan-bahan mineral dan barang tambang yang terdapat didalam tanah. Implementasi pada bidang ini untuk memetakan letak sumber daya dan kontur dari permukaan bumi yang terdapat hasil tambang.


Referensi :

Tugas 3 Pengantar Komputasi Modern ( Softskill)

Tugas 3 Pengantar Komputasi Modern ( Softskill)

Admin 5:20 PM Add Comment

TEKNIK PENGOLAHAN DATA


1.   Pengertian Data
     Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.
Dalam keilmuan (ilmiah), fakta dikumpulkan untuk menjadi data. Data kemudian diolah sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepat sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak langsung mengalaminya sendiri, hal ini dinamakan deskripsi. Pemilahan banyak data sesuai dengan persamaan atau perbedaan yang terkandung dinamakan klasifikasi.
Dalam pokok bahasan manajemen pengetahuan data dicirikan sebagai sesuatu yang bersifat mentah dan tidak memiliki konteks. Dia sekedar ada dan tidak memiliki signifikansi makna di luar keberadaannya itu. Dia bisa muncul dalam berbagai bentuk, terlepas dari apakah dia bisa dimanfaatkan atau tidak.
Menurut berbagai sumber lain, data dapat juga didefinisikan sebagai berikut:
·           Menurut kamus bahasa inggris-indonesia, data berasal dari kata datum yang berarti fakta
·           Dari sudut pandang bisnis, data bisnis adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions)yang terjadi
·           Pengertian yang lain menyebutkan bahwa data adalah deskripsi dari suatu kejadian yang kita hadapi
Intinya data itu adalah suatu fakta-fakta tertentu sehingga menghasilkan suatu kesimpulan dalam menarik suatu keputusan

2.    Pengertian Pengolahan Data
Pengolahan data merupakan bagian yang amat penting dalam metode ilmiah, karena dengan pengolahan data, data tersebut dapat diberi arti dan makna yang berguna dalam memecahkan masalah penelitian. Data mentah yang telah dikumpulkan perlu dipecah-pecahkan dalam kelompok-kelompok, diadakan kategorisasi, dilakukan manipulasi serta diperas sedemikian rupa sehingga data tersebut mempunyai makna untuk menjawab masalah dan bermanfaat untuk menguji hipotesa atau pertanyaan penelitian.
Mengadakan manipulasi terhadap data mentah berarti mengubah data mentah tersebut dari bentuk awalnya menjadi suatu bentuk yang dapat dengan mudah memperlihatkan hubungan-hubungan antara fenomena. Beberapa tingkatan kegiatan perlu dilakukan, antara lain memeriksa data mentah, sekali lagi, membuatnya dalam bentuk tabel yang berguna, baik secara manual ataupun dengan menggunakan komputer.
Setelah data disusun dalam kelompok-kelompok serta hubungan-hubungan yang terjadi dianalisa, perlu pula dibuat penafsiran-penafsiran terhadap hubungan antara fenomena yang terjadi dan membandingkannya dengan fenomena-fenomena lain di luar penelitian tersebut. Berdasarkan pengolahan data tersebut, perlu dianalisis dan dilakukan penarikan kesimpulan hasil penelitian.
Pengolahan data secara sederhana diartikan sebagai proses mengartikan data-data lapangan sesuai dengan tujuan, rancangan, dan sifat penelitian. Misalnya dalam rancangan penelitian kuantitatif, maka angka-angka yang diperoleh melalui alat pengumpul data tersebut harus diolah secara kuantitatif, baik melalui pengolahan statistik inferensial maupun statistik deskriptif. Lain halnya dalam rancangan penelitian kualitatif, maka pengolahan data menggunakan teknik non statitistik, mengingat data-data lapangan diperoleh dalam bentuk narasi atau kata-kata, bukan angka-angka. Mengingat data lapangan disajikan dalam bentuk narasi kata-kata, maka pengolahan datanya tidak bisa dikuantifikasikan. Perbedaan ini harus dipahami oleh peneliti atau siapapun yang melakukan penelitian, sehingga penyajian data dan analisis kesimpulan penelitian relevan dengan sifat atau jenis data dan prosedur pengolahan data yang akan digunakan. Di atas dikatakan bahwa pengolahan data diartikan sebagai proses mengartikan data lapangan, yang berarti supaya data lapangan yang diperoleh melalui alat pengumpul data dapat dimaknai, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, sehingga proses penarikan kesimpulan penelitian dapat dilaksanakan. Dengan demikian, pengolahan data tersebut dalam kaitannya dengan praktek pendidikan adalah sebagai upaya untuk memaknai data atau fakta menjadi makna.
Makna penelitian yang diperoleh dalam pengolahan data, tidak sampai menjawab pada analisis “kemengapaan” tentang makna-makna yang diperoleh. Misalnya dalam rancanganpenelitian kuantitatif, maka angka-angka yang diperoleh melalui alat pengumpul data tersebut harus diolah secara kuantitatif, baik melalui pengolahan statistik inferensial maupun statistik deskriptif.

3.    Jenis data

Data menurut jenisnya ada dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif sebagai berikut:
a. Data kualitatif

Data yang berhubungan dengan kategorisasi, karakteristik berwujud pertanyaan atau berupa kata-kata. Contonya wanita itu cantik, pria itu tampan, baik, buruk, rumah itu besar dan sebagainya. Data ini biasanya didapat dari wawancara yang bersifat subyektif sebab data tersebut ditapsirkan lain oleh orang yang berbeda. Data kualitatif dapat diangkakan dalam bentuk ordinal atau rangking.

b. Data kuantitatif


Data yang berwujud angka-angka. Contohnya ; yang diterima menjadi PNS 150 orang, penghasilan klinik bersalin 1 milyar/ bulan. Data ini diperoleh dari pengukuran langsung maupun dari angka-angka yang diperoleh dengan mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif. Data kuantitatif bersifat objektif dan bisa ditafsirkan oleh semua orang.

 

4.    Langkah-langkah pengolahan data

a. Penyusunan data

Data yang sudah ada perlu dikumpulkan semua agar mudah untuk mengecek apakah semua data yang dibutuhkan sudah terekap semua. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menguji hipotesis penelitian. Penyusunan data harus dipilih data yang ada hubungannya dengan penelitian, dan benar-benar otentik. Adapun data yang diambil melalui wawancara harus dipisahkan antara pendapat responden dan pendapat interviwer.


b. Klasifikasi data

Klasifikasi data merupakan usaha menggolongkan, mengelompokkan, dan memilah data berdasarkan pada klasifikasi tertentu yang telah dibuat dan ditentukan oleh peneliti. Keuntungan klasifikasi data ini adalah untuk memudahkan pengujian hipotesis.


c. Pengolahan data

Pengolahan data dilakukan untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Hipotesis yang akan diuji harus berkaitan dan berhubungan dengan permasalahan yang akan diajukan. Semua jenis penelitian tidak harus berhipotesis akan tetapi semua jenis penelitian wajib merumuskan masalahnya, sedangkan penelitian yang menggunakan hipotesis adalah metode eksperimen. Jenis data akan menentukan apakah peneliti akan menggunakan teknik kualitatif atau kuantitatif. Data kualitatif diolah dengan menggunakan teknik statistika baik statistika non parametrik maupun statistika parametrik. Statistika non parametrik tidak menguji parameter populasi akan tetapi yang diuji adalah distribusi yang menggunakan asumsi bahwa data yang akan dianalisis tidak terikat dengan adanya distribusi normal atau tidak harus berdistribusi normal dan data yang banyak digunakan untuk statistika non parametrik adalah data nominal atau data ordinal.

d. Interpretasi hasil pengolahan data

Tahap ini menerangkan setelah peneliti menyelesaikan analisis datanya dengan cermat. Kemudian langkah selanjutnya peneliti menginterpretasikan hasil analisis akhirnya peneliti menarik suatu kesimpulan yang berisikan intisari dari seluruh rangkaian kegiatan penelitian dan membuat rekomendasinya. Menginterpretasikan hasil analisis perlu diperhatikan hal-hal antara lain: interpretasi tidak melenceng dari hasil analisis, interpretasi harus masih dalam batas kerangka penelitian, dan secara etis peneliti rela mengemukakan kesulitan dan hambatan-hambatan sewaktu dalam penelitian.

5.    Pengolahan Data Penelitian Secara Kualitatif dan Kuantitatif
 
a. Pengolahan Data Kualitatif
Pengolahan data kualitatif dalam penelitian akan melalui tiga kegiatan analisis yakni sebagai berikut.
1) Reduksi Data
Reduksi data dapat diartikan sebagai suatu proses pemilihan data, pemusatan perhatian pada penyederhanaan data, pengabstrakan data, dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan. Dalam kegiatan reduksi data dilakukan pemilahan-pemilahan tentang: bagian data yang perlu diberi kode, bagian data yang harus dibuang, dan pola yang harus dilakukan peringkasan. Jadi dalam kegiatan reduksi data dilakukan: penajaman data, penggolongan data, pengarahan data, pembuangan data yang tidak perlu, pengorganisasian data untuk bahan menarik kesimpulan. Kegiatan reduksi data ini dapat dilakukan melalui: seleksi data yang ketat, pembuatan ringkasan, dan menggolongkan data menjadi suatu pola yang lebih luas dan mudah dipahami.

2) Penyajian Data
Penyajian data dapat dijadikan sebagai kumpulan informasi yang tersusun sehingga memberikan kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Penyajian yang sering digunakan adalah dalam bentuk naratif, bentuk matriks, grafik, dan bagan.

3) Menarik Kesimpulan/Verifikasi
Sejak langkah awal dalam pengumpulan data, peneliti sudah mulai mencari arti tentang segala hal yang telah dicatat atau disusun menjadi suatu konfigurasi tertentu. Pengolahan data kualitatif tidak akan menarik kesimpulan secara tergesa-gesa, tetapi secara bertahap dengan tetap memperhatikan perkembangan perolehan data.


b. Pengolahan Data Kuantitatif
1) Mengelompokkan Data
Ada dua jenis data, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif tidak memerlukan perhitungan matematis. Sebaliknya, data kuantitatif memerlukan adanya perhitungan secara matematis. Oleh sebab itu, data kuantitatif perlu diolah dan dianalisis antara lain dengan statistik. Untuk mengolah dan menganalisis data, ada dua macam statistik, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan variabel penelitian melalui pengukuran. Statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis dan membuat generalisasi.

2) Kegiatan Awal dalam Mengelompokkan Data
Agar data dapat dikelompokkan secara baik, perlu dilakukan kegiatan awal sebagai berikut.
(a) Editing, yaitu proses memeriksa data yang sudah terkumpul, meliputi kelengkapan isian, keterbacaan tulisan, kejelasan jawaban, relevansi jawaban, keseragaman satuan data yang digunakan, dan sebagainya.
(b) Coding, yaitu kegiatan memberikan kode pada setiap data yang terkumpul di setiap instrumen penelitian. Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan dalam penganalisisan dan penafsiran data.
(c) Tabulating, yaitu memasukkan data yang sudah dikelompokkan ke dalam tabel-tabel agar mudah dipahami.

3) Pengolahan Statistik Sederhana
 
Pengolahan statistik adalah cara mengolah data kuantitatif sehingga data mempunyai arti. Biasanya pengolahan data dilakukan dengan beberapa macam teknik, misalnya distribusi frekuensi (sebaran frekuensi) dan ukuran memusat (mean, median, modus).

Tugas 2 Pengantar Komputasi Modern ( Softskill)

Admin 12:41 AM Add Comment

Sistem Operasi

Secara Umum, Pengertian Sistem Operasi adalah perangkat lunak (software) pada komputer yang bertugas dalam menggontrol dan memanajemen perangkat keras dan sebagai operasi-operasi dasar sistem, termasuk dalam menjalankan software aplikasi misalnya program-program pengolah data untuk mempermudah kegiatan manusia. Dalam bahasa Inggris, sistem operasi disebut dengan Operating System, atau disingkat OS.
Sedangkan dalam penjelasan wikipedia, bahwa pengertian sistem operasi (operating system) adalah komponen pengolah piranti lunak dasar (essential component) yang tersistem sebagai pengelola sumber daya dari perangkat keras komputer (hardware), dan sebagai penyedia layanan umum untuk aplikasi. Tanpa adanya sistem operasi maka aplikasi komputer tidak dapat berjalan, kecuali jika menggunakan program booting. 
Sistem Operasi Komputer merupakan software di lapisan pertama dalam meletakkan memori komputer (memori komputer yaitu hardisk, bukan memori ram) di saat komputer dinyalakan. Lalu pada software-sofware yang lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan melakukan layanan inti umum keseluruh software-software. Layanan inti umum tersebut misalnya akses ke disk, manajemen memori, skudiling task, dan antar muka user. Sehingga setiap software tidak lagi melakukan tugas inti umum karena telah dilakukan dan dilayani oleh Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Selain dari itu sistem operasi komputer melakukan semua perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa adanya hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin, aplikasi perangkat lunak lainnya dapat memakai memori, melakukan input serta output ke peratan lain, dan memiliki akses ke setiap sistem file. Sistem operasi juga mengatur, jika aplikasi berjalan secara bersamaan, sehingga proses di komputer berjalan mendapatkan waktu yang cukup dan tidak saling mengganggu perangkat yang lain. 

Bagian-Bagian Sistem Operasi Komputer

Secara umum, sistem operasi komputer terdiri atas beberapa bagian yaitu..
  • Mekanisme Boot, adalah meletakkan kernel ke dalam memori
  • Kernel yaitu inti dari sebuah sistem operasi
  • Command Interpreter atau shell, yang bertugas dalam membaca input dari pengguna
  • Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh apliaksi lain 
  • Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya

Fungsi Sistem Operasi 

Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat dikatakan sistem operasi memiliki peran yang sangat penting dan vital dalam komputer. Peran dan fungsi sistem operasi adalah sebagai berikut... 
  • Membuat komputer menjadi lebih mudah dan menarik serta nyaman digunakan 
  • Memungkinkan sumberdaya komputer digunakan secara efisien 
  • Disusun atau diprogram untuk sedemikian rupa memungkinkan menerima perubahan/pengembangan baru yang efektif dan efisien, dengan pengujian sistem tanpa mengganggu layanan yang telah ada.
Tidak hanya itu, fungsi sistem operasi komputer dibagi dalam tiga bagian yaitu sebagai mediator, sebagai wadah, dan sebagai penerjemah.
  • Fungsi sistem operasi sebagai mediator, adalah sistem operasi komputer menjadi penengah atau penghubung perangkat keras komputer (hardware) dengan perangkat lunak komputer (sofware). 
  • Fungsi sistem operasi sebagai wadah adalah sistem operasi komputer tempat menginstal suatu aplikasi, dan sebaliknya. 
  • Fungsi sistem operasi komputer sebagai penerjemah adalah sistem operasi komputer melakukan proses penerjemahan bahasa program untuk ditampilkan ke layar monitar yang berupa kombinasi grafis dan teks.

Fungsi Umum Sistem Operasi 

1. Resource manager adalah pengelolaan sumber daya dan mengalokasikannya. Misalnya memori, cpu, disk drive dan perangkat lainnya.
2. Interface/tatap muka, yaitu sebagai perantara antara pengguna dengan perangkat keras dengan menyediakan tampilan kepada pengguna yang leibh mudah dipahami dan bersahabat (user friendly).
3. Coordinator, mengkoordinasi dan menyediakan fasilitas sehingga aktifitas yang kompleks dapat diatur dan proses secara berurutan.
4. Guardian, ialah menyediakan akses kontrol dengan tugas melindungi file dan mengawasi data dan program
5. Gate Keeper, berfungsi mengendalikan hak akses pengguna dalam mengendalikan yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa saja yang dilakukannya.
6. Optimizer adalah sebagai penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi dan penggunannya.
7. Accountant yang mana berfungsi mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal
8. Server berfungsi untuk melayani pengguna komputer

Macam-Macam Sistem Operasi dan Contohnya

a. DOS adalah singkatan dari Disk Operating System, ada beberapa versi dari sistem dos yaitu MS- Dos yang dibuat oleh Microsoft, PC DOS buatan dari IBM dan DR- DOS buatan Digital Research.
b. OS/2 adalah sistem operasi yang dibuat oleh IBM, yang awal mulanya hanya ditujukan untuk pemakaian komputer sendi namun kini telah disebarkan.
c. Sunsoft adalah sistem operasi yang dibaut oleh Sun Microsystem Inc. Sistem yang merupakan versi interaktif UNIX
d. Sistem 6.x/7.x
Sistem Operasi yang dijalankan untuk Macintosh metode dengan menggunakan mode GUI atau Graphical User Interface
e. Windows NT
Sistem yang dikembangkan oleh windows.
f. NextSTEF
NextSTEF adalah sistem operasi yang ditujukan kepada komputer neTX karena kecanggihannya
g. UNIX merupakan sistem operasi yang kini banyak digunakan komputer mini atau mainframe.
h. Sistem Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang umumnya disebut dengan Mac atau Macintosh.
i. Microsoft Windows yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012)).

Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.
Istilah jaringan komputer sendiri juga dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari dua komputer atau lebih yang saling terhubung.
Tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah agar informasi/ data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat.

Manfaat Jaringan Komputer

Berbicara mengenai manfaat dari jaringan komputer. Terdapat banyak sekali manfaat jaringan komputer, antara lain :
  • Dengan jaringan komputer, kita bisa mengakses file yang kita miliki sekaligus file orang lain yang telah diseberluaskan melalui suatu jaringan, semisal jaringan internet.
  • Melalui jaringan komputer, kita bisa melakukan proses pengiriman data secara cepat dan efisien.
  • Jaringan komputer membantu seseorang berhubungan dengan orang lain dari berbagai negara dengan mudah.
  • Selain itu, pengguna juga dapat mengirim teks, gambar, audio, maupun video secara real time dengan bantuan jaringan komputer.
  • Kita dapat mengakses berita atau informasi dengan sangat mudah melalui internet dikarenakan internet merupakan salah satu contoh jaringan komputer.
  • Misalkan dalam suatu kantor memerlukan printer, kita tidak perlu membeli printer sejumlah dengan komputer yang terdapat pada kantor tersebut. Kita cukup membeli satu printer saja untuk digunakan oleh semua karyawan kantor tersebut dengan bantuan jaringan komputer.

Macam-Macam Jaringan Komputer

Umumnya jaringan komputer di kelompokkan menjadi 5 kategori, yaitu berdasarkan jangkauan geografis, distribusi sumber informasi/ data, media transmisi data, peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data, dan berdasarkan jenis topologi yang digunakan. Berikut penjabaran lengkapnya :

A. Berdasarkan Jangkauan Geografis

1. LAN
Local Area Network atau yang sering disingkat dengan LAN merupakan jaringan yang hanya mencakup wilayah kecil saja, semisal warnet, kantor, atau sekolah. Umumnya jaringan LAN luas areanya tidak jauh dari 1 km persegi.
Biasanya jaringan LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet yang mempunyai kecepatan transfer data sekitar 10, 100, bahkan 1000 MB/s.
Selain menggunakan teknologi Ethernet, tak sedikit juga yang menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-fi untuk jaringan LAN.
2. MAN
Metropolitan Area Network atau MAN merupakan jaringan yang mencakup suatu kota dengan dibekali kecepatan transfer data yang tinggi. Bisa dibilang, jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN.
Jangakauan dari jaringan MAN berkisar 10-50 km. MAN hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak dilengkapi dengan elemen switching yang berfungsi membuat rancangan menjadi lebih simple.
3. WAN
Wide Area Network atau WAN merupakan jaringan yang jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, semisal sebuah negara bahkan benua.
WAN umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun berada di lokasi yang berbebeda.

B. Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/ Data

1. Jaringan Terpusat
Yang dimaksud jaringan terpusat adalah jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi/ data yang berasal dari komputer server.
Dalam jaringan terpusat, terdapat istilah dumb terminal (terminal bisu), dimana terminal ini tidak memiliki alat pemroses data.
2. Jaringan Terdistribusi
Jaringan ini merupakan hasil perpaduan dari beberapa jaringan terpusat sehingga memungkinkan beberapa komputer server dan client yang saling terhubung membentuk suatu sistem jaringan tertentu.

C. Berdasarkan Media Transmisi Data yang Digunakan

1. Jaringan Berkabel (Wired Network)
Media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel.
Kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa saling bertukar informasi/ data atau terhubung dengan internet.
Salah satu media transmisi yang digunakan dalam wired network adalah kabel UTP.
2. Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Dalam jaringan ini diperlukan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi datanya.
Berbeda dengan jaringan berkabel (wired network), jaringan ini tidak menggunakan kabel untuk bertukar informasi/ data dengan komputer lain melainkan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal informasi/ data antar komputer satu dengan komputer lainnya.
Wireless adapter, salah satu media transmisi yang digunakan dalam wireless network.

D. Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data

1. Jaringan Client-Server
Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client.
Komputer server bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data tersebut.
2. Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama.
Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer server.

E. Berdasarkan Topologi Jaringan yang Digunakan

Topologi jaringan komputer merupakan bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan komputer satu dengan yang lain.
Untuk pembahasan lebih detail mengenai topologi jaringan, silakan baca artikel macam-macam topologi jaringan komputer yang pernah saya tulis sebelumnya.
Sekian untuk artikel mengenai pengertian, manfaat dan macam-macam jaringan komputer. Semoga tulisan pendek saya ini bermanfaat dan mudah dipahami.

Komunikasi Data

Komunikasi Data atau bisa diartikan cara berkomunikasi merupakan pengiriman dan penerimaan informasi / data dari dua perangkat device atau lebih (komputer/printer/handphone/laptop atau alat komunikasi lainnya) yang terhubung dalam satu jaringan lokal atau yang lebih luas lagi seperti internet. Komunikasi adalah proses menyampaikan atau berkomunikasi melalui pesan / data, nah kalau Data adalah informasi yang diolah.

Komponen Komunikasi Data

  1. Sumber
  2. Pengirim
  3. Sistem Transmisi
  4. Penerima
  5. Tujuan
Komponen Model Proses Komunikasi Data
Gambar Proses Komunikasi Data

Penjelasan dari Komponen Komunikasi Data

Penjelasan dari gambar di atas tentang proses komunikasi data terjadi sebagai berikut :
  1. Sumber (Source) Komponen yang membangkitkan data / informasi yang akan ditransmisikan, dapat berupa alat input pada komputer. contoh : telepon, komputer.
  2. Pengirim (Transmiter) Alat yang berfungsi untuk memproses data yang berasal dari sumber untuk disalurkan ke sistem transmisi.
  3. Sistem Transmisi Jalur yang menghubungkan sistem sumber dengan sistem tujuan, medianya menggunakan wirelles.
  4. Penerima (Receiver) Alat untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan memprosesnya untuk dijadikan informasi.
  5. Tujuan (Destination) Komponen yang menerima informasi yang telah dikirimkan oleh receiver dan diubah menjadi informasi yang sama saat dikirimkan.

Tipe Sinyal Dalam Komunikasi Data

  • Sinyal Digital (Baseband)
  • Sinyal Analog (Broadband)
Sinyal Digital dan Analog

Apa itu Baseband dan Broadband ?

- Baseband adalah serangkaian tegangan yang ditransmisikan melalui media kawat.
- Broadband adalah gelombang elektromagnetik kontiu yang disebar melalui suatu media tergantung pada spektrumnya atau frekuensinya.

Perbedaan Sinyal Analog dengan Sinyal Digital

Sinyal analog dan digital mempunyai perbedaan yang mendasar, berikut perbedaannya :

A. Sinyal Analog

- Dirancang untuk data.
- Tidak efisien untuk data.
- Banyak terdapat noice dan rentan kesalahan.
- Kecepatan relatif rendah.
- Overhead tinggi.

B. Sinyal Digital

- Dirancang untuk data dan suara.
- Informasi discreat level.
- Kecepatan tinggi.

Arah Transmisi

  • Unicast : Satu titik ke titik lainnya, contoh Telephone.
  • Multicast : Satu titik ke beberapa titik, contoh TV (Television).
  • Broadcast : Satu titik ke banyak titik.

Media Transmisi

  1. Guided (media terpandu, menggunakan kabel, contoh kabel UTP, STP,Coaxial, FO)
  2. Unguided (media tidak terpandu, menggunakan gelombang elektromagnetik, contoh Infared, Bluethooth)

   

Referensi :


Tugas 1 Pengantar Komputasi Modern ( Softskill)

Admin 12:36 AM Add Comment
Pengantar Komputasi Modern

Pengertian Teori Komputasi

   Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan pada model komputasi, menggunakan algoritma. Bidang ilmu ini terutama membahas hal terkait komputabilitas dan kompleksitas, dalam kaitannya dengan formalisme komputasi.
Untuk melakukan studi komputasi dengan ketat, ilmuwan komputer bekerja dengan abstraksi matematika dari komputer yang dinamakan model komputasi. Ada beberapa model yang digunakan, namun yang paling umum dipelajari adalah mesin Turing. 
   Sebuah mesin Turing dapat dipikirkan sebagai komputer pribadi meja dengan kapasitas memori yang tak terhingga, namun hanya dapat diakses dalam bagian-bagian terpisah dan diskret. Ilmuwan komputer mempelajari mesin Turing karena mudah dirumuskan, dianalisis dan digunakan untuk pembuktian, dan karena mesin ini mewakili model komputasi yang dianggap sebagai model paling masuk akal yang paling ampuh yang dimungkinkan. Kapasitas memori tidak terbatas mungkin terlihat sebagai sifat yang tidak mungkin terwujudkan, namun setiap permasalahan yang "terputuskan" (decidable) yang dipecahkan oleh mesin Turing selalu hanya akan memerlukan jumlah memori terhingga. Jadi pada dasarnya setiap masalah yang dapat dipecahkan (diputuskan) oleh meisn Turing dapat dipecahkan oleh komputer yang memiliki jumlah memori terbatas.

Pengertian Komputasi Modern

   Komputasi modern bisa disebut sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern. Konsep ini pertama kali digagasi oleh John Von Neumann (1903-1957). Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi :
1.      Akurasi
2.      Kecepatan
3.      ProblemVolume Besar
4.      Modelling
5.      Kompleksitas

Sejarah Komputasi Modern

     John von Neumann (1903-1957) adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Dalam hidupnya yang singkat, Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann meningkatkan karya-karyanya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer. Beliau juga merupakan salah seorang ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu.
     Von Neumann dilahirkan di Budapest, Hungaria pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Dia adalah anak pertama dari pasangan Neumann Miksa dan Kann Margit. Di sana, nama keluarga diletakkan di depan nama asli. Sehingga dalam bahasa Inggris, nama orang tuanya menjadi Max Neumann. Pada saat Max Neumann memperoleh gelar, maka namanya berubah menjadi Von Neumann. Setelah bergelar doktor dalam ilmu hukum, dia menjadi pengacara untuk sebuah bank. Pada tahun 1903, Budapest terkenal sebagai tempat lahirnya para manusia genius dari bidang sains, penulis, seniman dan musisi.
     Von Neumann juga belajar di Berlin dan Zurich dan mendapatkan diploma pada bidang teknik kimia pada tahun 1926. Pada tahun yang sama dia mendapatkan gelar doktor pada bidang matematika dari Universitas Budapest. Keahlian Von Neumann terletak pada bidang teori game yang melahirkan konsep seluler automata, teknologi bom atom, dan komputasi modern yang kemudian melahirkan komputer. Kegeniusannya dalam matematika telah terlihat semenjak kecil dengan mampu melakukan pembagian bilangan delapan digit (angka) di dalam kepalanya.
Setelah mengajar di Berlin dan Hamburg, Von Neumann pindah ke Amerika pada tahun 1930 dan bekerja di Universitas Princeton serta menjadi salah satu pendiri Institute for Advanced Studies.
     Dipicu ketertarikannya pada hidrodinamika dan kesulitan penyelesaian persamaan diferensial parsial nonlinier yang digunakan, Von Neumann kemudian beralih dalam bidang komputasi.  Sebagai konsultan pada pengembangan ENIAC, dia merancang konsep arsitektur komputer yang masih dipakai sampai sekarang. Arsitektur Von Nuemann adalah komputer dengan program yang tersimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori. (dna).

Teori Automata & Bahasa Formal

  • Otomata 
Merupakan sistem yang memiliki fungsi komputer seperti menerima input, menghasilkan output, memiliki penyimpanan, maupun dmembuat keputusan dalam mentransformasikan input ke output. Contohnya yaitu vending machine, kunci kombinasi, parser/compiler, dll.
  •  Bahasa Formal
Merupakan suatu aturan yang meliputi bahasa pemrograman dan bahasa matematis seperti aljabar dan logika proposisi. Aturan tersebut akan mengkonstruksi programming translator untuk bahasa pemrograman, contohnya yaitu compiler.

Finite State Machine (Mesin Status Terhingga)

Dapat digunakan untuk memodelkan suatu alat untuk mengenali (menerima) kalimat-kalimat di dalam suatu bahasa. Selain itu juga dapat digunakan untuk memodelkan suatu sistem fisik seperti vending machine. Ciri-ciri:
  1.     Memiliki himpunan terhingga dari status-status, S = {s0, s1, s2, …}
  2.     Unsur khusus berupa s0 yaitu status awal dalam himpunan S
  3.     Himpunan masukan terhingga, I = {i0, i1, i2, …}
  4.     Himpunan keluaran terhingga, O = {o0, o1, o2, …}
  5.     Memiliki fungsi transisi
  6.     Memiliki fungsi keluaran

Mesin Turing

Seorang matematikawan asal Inggris bernama Alan Turing mengusulkan suatu model sederhana yang memiiliki kemampuan komputer yakni general-purpose pada tahun 1936. Mesin turing dapat digunakan untuk menghitung kelas fungsi bilangan bulat yang dikenal sebagai fungsi rekursif parsial.

 Gambar Representasi Mesin Turing

Komponen mesin turing:
  1. Pengendali status terhingga (finite state control)
  2. Pita masukan yang bersifat:
a.    Panjangnya tak terhingga (dari ujung kiri ke ujung kanan)
b.    Dapat dibaca dan ditulis
Pada keadaan awal n sel pertama dari pita masukan berisi rangkaian simbol yang harus dikenali. Sel-sel lain di sebelah kanan rangkaian simbol berisi simbol kosong. Perilaku mesin Turing tergantung pada simbol masukan di posisi kepala (head). Aksi yang dapat dilakukan yaitu: 
  1. Berubah status
  2. Menuliskan simbol pada sel pita masukan. Aksi ini akan mengubah simbol yang sebelumnya berada pada sel ttersebut.
  3. Menggerakkan head ke kiri atau kanan.
Notasi formal mesin Turing : M = (Q, Ʃ, г, δ, q0, B, F)
Dimana:
Q = himpunan terhingga dari status
Ʃ = subset dari г, termasuk di dalamnya B, yang merupakan himpunan dari simbol-simbol masukan.
Г = himpunan terhingga dari simbol yang muncul
 Î´ = fungsi pergerakan yang merupakan pemetaan dari A x Г ke Q x Г x {L,R}2
q0 = status awal
B = anggota Г, melambangkan simbol spasi (blank)
F = himpunan status akhir

Sumber : 


User Interface pada Game Komputer

Admin 7:03 PM Add Comment

Antarmuka (Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka (Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi. Antarmuka (Interface)  berfungsi untuk menginput pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara berurutan  sehingga pengguna mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem.
Desain user interface dalam game berbeda dari desain UI lainnya karena melibatkan unsur tambahan fiksi. Fiksi melibatkan avatar dari pengguna yang sebenarnya, atau player. Sebuah Desain Antarmuka (Interface) pada suatu Game mempengaruhi kenyamanan dan sejauh mana user/pengguna meminati Game tersebut.
Dalam desain user interface game, terdapat sebuah teori yang dikemukakan oleh Erik Fagerholt dan Magnus Lorentzon dari Chalmers University of Technology. Dalam tesisnya mereka menulis tesis tentang desain user interface berjudul Beyond the HUD - User Interfaces for Increased Player Immersion in FPS Games. Mereka memperkenalkan istilah berbagai jenis interface yang berkaitan dengan desain video game.
HUD itu sendiri kepanjangan dari Heads – up display, merupakan metode dimana informasi secara visul disampaikan kepada pemain sebagai bagian dari antarmukan pengguna permainan. Biasanya menunjukkan bar/kotak HP(Health Point) ataupun MP(Mana Point) dan biasanya muncul  di atas kepala karakter. Fungsi HUD ini untuk memudahkan pemain mengetahui kondisi karakter dalam permainan.
Dalam desain antarmuka game terdapat beberapa elemen yang diantaranya adalah :
1.     Diagetic: Desain antarmuka yang termasuk dalam permainan game  yaitu yang dapat dilihat dan didengar oleh karakter dalam permainan. Yang dimaksudkan pada antarmuka diagetic ini segala sesuatu yang terlihat terkecuali elemen-elemen non-diegetic seperti HUD, Kursor mouse, Informasi dari Komputer,dll  Contoh: Interface  dalam game Dead Space, pada game Assassin’s Creed

2.       Non-diegetic: Desain  Antarmuka yang diberikan sebagai tambahan di luar dunia game itu sendiri, hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata. Sehingga seakan-akan karakter dalam dunia game tidak melihatnya. Mass Effect 3 menggunakan banyak Non-diegetik elemen UI untuk menginformasikan pemain senjata karakter dipilih dan kekuasaan - antara lain.

3.    Spatial: Elemen User Interface yang disajikan dalam ruang permainan 3D dengan atau tanpa suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya (diegetik atau non-diegetik). Outline karakter dalam Left 4 Dead adalah contoh dari non-diegetik User Interface spatial.

4.    Meta: Gambaran yang bisa muncul dalam dunia game, namun tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain.Contoh yang paling jelas adalah efek ditampilkan di layar, seperti percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan. Contoh: Duty Calls- The Calm Before the Storm

penggunaan icon pada game juga mempengaruhi kenyamanan pemain dalam memilih perintah-perintah pada game. Desain icons dalam user Interface dibedakan menjadi dua jenis yaitu picons dan micons.
1.     PICONS adalah singkatan dari Personal ICONS  yaitu "ikon pribadi". Berbentuk kecil, gambar terbatas dan digunakan untuk mewakili pengguna dan domain di internet, disusun dalam database sehingga gambar yang sesuai untuk alamat e-mail yang diberikan dapat ditemukan. Selain pengguna dan domain, ada picons database untuk newsgroup Usenet dan prakiraan cuaca. Para picons berada dalam format XBM monokrom atau XPM warna dan format GIF.
a.                     Domain          : logo untuk domain Internet
b.                     Misc                : picons untuk akun umum
c.                     News               : ikon untuk Usenet newsgroup
d.                     Unknown       : standar picons karena sangat tinggi tingkat domain Internet
e.                    Usenix             : wajah gambar peserta konferensi Usenix
f.                       Users               : picons piutang individu (sering gambar wajah)
g.                     Weather          : ikon untuk menampilkan ramalan cuaca

2.        MICONS adalah Moving ICONS atau picons yang bergerak (dalam hal ini berupa file GIF animasi). Micons ini adalah animasi dari Picons tetapi bisa juga berupa video khusus yang dijadikan micons.
Keunggulan picons
a.    Hemat kapasitas
b.   Lebih praktis
c.    Tidak membuat beban pada kinerja komputer
Keunggulan micons
a.       Icons menjadi terlihat menyenangkan
b.      Seperti melihat video dengan kapasitas kecil


Sumber Referensi:

http://muhamadjaelani35.blogspot.com/2013/04/pengertian-interface.html
http://teguh-cipta-halim.blogspot.com/2013/01/desain-pada-user-interface.html
http://miftakhun.blogspot.com/2013/01/element-user-interface-pada-game.html
http://youtube.com
It's possible to trade profitably on the Forex, the nearly $2 trillion worldwide currency exchange market. But the odds are against you, even more so if you don't prepare and plan your trades. According to a 2014 Bloomberg report, several analyses of retail Forex trading, including one by the National Futures Association (NFA), the industry's regulatory body, concluded that more than two out of three Forex traders lose money. This suggests that self-education and caution are recommended. Here are some approaches that may improve your odds of taking a profit. Prepare Before You Begin Trading Because the Forex market is highly leveraged -- as much as 50 to 1 -- it can have the same appeal as buying a lottery ticket: some small chance of making a killing. This, however, isn't trading; it's gambling, with the odds long against you. A better way of entering the Forex market is to carefully prepare. Beginning with a practice account is helpful and risk-free. While you're trading in your practice account, read the most frequently recommended Forex trading books, among them Currency Forecasting: A Guide to Fundamental and Technical Models of Exchange Rate Determination, by Michael R. Rosenberg is short, not too sweet and highly admired introduction to the Forex market. Forex Strategies: Best Forex Strategies for High Profits and Reduced Risk, by Matthew Maybury is an excellent introduction to Forex trading. The Little Book of Currency Trading: How to Make Big Profits in the World of Forex, by Kathy Lien is another concise introduction that has stood the test of time. All three are available on Amazon. Rosenberg's book, unfortunately, is pricey, but it's widely available in public libraries. "Trading in the Zone: Master the Market with Confidence, Discipline and a Winning Attitude," by Mark Douglas is another good book that's available on Amazon, and, again, somewhat pricey, although the Kindle edition is not. Use the information gained from your reading to plan your trades before plunging in. The more you change your plan, the more you end up in trouble and the less likely that elusive forex profit will end up in your pocket. Diversify and Limit Your Risks Two strategies that belong in every trader's arsenal are: Diversification: Traders who execute many small traders, particularly in different markets where the correlation between markets is low, have a better chance of making a profit. Putting all your money in one big trade is always a bad idea. Familiarize yourself with ways guaranteeing a profit on an already profitable order, such as a trailing stop, and of limiting losses using stop and limit orders. These strategies and more are covered in the recommended books. Novice traders often make the mistake of concentrating on how to win; it's even more important to understand how to limit your losses. Be Patient Forex traders, particularly beginners, are prone to getting nervous if a trade does not go their way immediately, or if the trade goes into a little profit they get itchy to pull the plug and walk away with a small profit that could have been a significant profit with little downside risk using appropriate risk reduction strategies. In "On Any Given Sunday," Al Pacino reminds us that "football is a game of inches." That's a winning attitude in the Forex market as well. Remember that you are going to win some trades and lose others. Take satisfaction in the accumulation of a few more wins than losses. Over time, that could make you rich!
No car insurance resource would be complete without a comprehensive glossary of car insurance terms. We've compiled a list of terms and their definitions to better help you navigate the sometimes confusing world of insurance Accident - This is an unexpected sudden event that causes property damage to an automobile or bodily injury to a person. The event may be an at-fault or not-at fault and it may be report or unreported. An accident involving two vehicles may be termed a collision. Accident report form - This is the report filed by police, often called the police report, containing the important information regarding the vehicle collision. This report will include the names of all individuals involved, vehicles involved, property damaged and citations that were issued. Adjuster - This is the person who will evaluate the actual loss reported on the policy after an accident or other incident. They will make the determination on how much will be paid on the auto insurance policy by the Insurer. Agent - This is a licensed and trained individual who is authorized to sell and to service insurance policies for the auto insurance company. At Fault - This is the amount that you, the policy holder, contributed or caused the auto collision. This determines which insurance agency pays which portion of the losses. Auto Insurance Score - This is a score similar to credit score that evaluates the information in your consumer credit report. These scores are used when determining pricing for your auto insurance policy. Negative marks on your credit report can increase your auto insurance premiums. The use of this information to determine policy pricing does vary from state to state. Automobile Insurance - This is a type of insurance policy that covers and protect against losses involving automobiles. Auto Insurance policies include a wide range of coverage's depending on the policy holders needs. Liability for property damage and bodily injury, uninsured motorist, medical payments, comprehensive, and collision are some of the common coverage's offered under an auto insurance policy. Binder - This is a temporary short-term policy agreement put in place while a formal permanent policy is put into place or delivered. Bodily Injury Liability - This is the section of an insurance policy that covers the cost to anyone you may injure. It can include lost wages and medical expenses. Broker - This is a licensed individual who on your behalf sells and services various insurance policies. Claim - This is a formal notice made to your insurance company that a loss has occurred which may be covered under the terms of the auto insurance policy. Claims Adjuster - This person employed by the insurance agency will investigate and settle all claims and losses. A representative for the insurance agency to verify and ensure all parties involved with the loss, get compensated fairly and correctly. Collision - The portion of the insurance policy that covers damage to your vehicle from hitting another object. Objects can include but are not limited to; another vehicle, a building, curbs, guard rail, tree, telephone pole or fence. A deductible will apply. Your insurance company will go after the other parties insurance policy for these cost should they be at fault. Commission - This is the portion of the auto insurance policy that is paid to the insurance agent for selling and servicing the policy on behalf of the company. Comprehensive - This is a portion of the insurance policy that covers loss caused by anything other than a collision or running into another object. A deductible will apply. This includes but is not limited to vandalism, storm damage, fire, theft, etc. Covered loss - This is the damage to yourself, other people or property or your vehicle that is covered under the auto insurance policy. Declarations Page - This is the part of the insurance policy that includes the entire legal name of your insurance company, your full legal name, complete car information including vehicle identification numbers or VIN, policy information, policy number, deductible amounts. This page is usually the front page of the insurance policy. Deductible Amount - This is the portion of the auto insurance policy that is the amount the policy holder must pay up front before the Insurance Company contributes and is required to pay any benefits. This amount can be within a wide range in price and varies from approximately $100 - $1000. The larger amount you pay in a deductible the lower your normal monthly/yearly policy will cost. This is the portion of the auto insurance policy that would be applicable only to comprehensive or collision coverage. Discount - This is a reduction in the overall cost of your insurance policy. Deductions can be given for a variety of different reasons including a good driving record, grades, age, marital status, specific features and safety equipment on the automobile. Emergency Road Service - This is the part of an auto insurance policy that covers the cost of emergency services such as flat tires, keys locked in the car and towing services. Endorsement - This is any written change that is made to the auto insurance policy that is adding or removing coverage on the policy. Exclusion - This is the portion of the auto Insurance policy that includes any provision including people, places or things that are not covered under the insurance policy. First Party - This is the policyholder, the insured in an insurance policy. Gap Insurance - This is a type of auto insurance provided to people who lease or own a vehicle that is worth less than the amount of the loan. Gap auto Insurance will cover the amount between the actual cash value of the vehicle and the amount left on loan should the care be stolen or destroyed. High-Risk Driver - If you have a variety of negative marks on your insurance record including driving under the Influences, several traffic violations, etc. you may be labeled as a risk to the insurance company. This will increase your insurance policy or may make you ineligible for coverage. Insured - The policyholder (s) who are covered by the policy benefits in case of a loss or accident. Insurer - Is the Auto Insurance company who promises to pay the policy holder in case of loss or accident. Liability insurance - This part of an auto insurance policy which legally covers the damage and injuries you cause to other drivers and their vehicles when you are at fault in an accident. If you are sued and taken to court, liability coverage will apply to your legal costs that you incur. Most states will require drivers to carry some variation of liability coverage Insurance and this amount will vary state by state. Limits - This is the portion of the auto insurance policy that explains and lists the monetary limits the insurance company will pay out. In the situation you reach these limits the policy holder will be responsible for all other expenses. Medical Payments Coverage - This is the portion of an auto insurance policy that pays for medical expenses and lost wages to you and any passengers in your vehicle after an accident. It is also known as personal injury protection or PIP. Motor Vehicle Report - The motor vehicle report or MVR is a record issued by the state in which the policy holder resides in that will list the licensing status, any traffic violations, various suspensions and./ or refractions on your record. This is one of the tools used in determining the premium prices offered by the insurance agency. This is also used to determine the probability of you having a claim during your policy period. No-Fault Insurance - If you reside within a state with no-fault insurance laws and regulations, your auto insurance policy pays for your injuries no matter who caused the accident. No-fault insurance states include; Florida, Hawaii, Kansas, Kentucky, Massachusetts, Michigan, Minnesota, New Jersey, New York, North Dakota, Pennsylvania, Utah and Washington, DC.. Non-Renewal - This is the termination of an auto insurance policy on the given expiration date. All coverage will cease as of this date and insurer will be released of promised coverage. Personal Property Liability - This is the portion of the auto insurance policy that covers any damage or loss you cause to another person's personal property. Personal Injury Protection or PIP - This portion of an auto insurance policy pays for any lost wages or medical expenses to you and any passengers in your vehicle following an accident. PIP is also known as medical payments coverage. Premium - This is the amount charged to you monthly, yearly or any other duration agreed upon by insurance company and policy holder and paid directly to the auto insurance company. A premium is based on the type and amount of coverage you choose for your vehicle(s) and yourself. Other factors that will affect your insurance premium prices include your age, marital status, you're driving and credit report, the type of car you drive and whether you live in an urban or rural area. Premiums vary by insurance company and the location you live. Quotation - This is the amount or estimated amount the insurance will cost based on the information provided to the agent, broker or auto insurance company. Rescission.- This is the cancellation of the insurance policy dated back to its effective date. This would result in the full premium that was charged being returned. Rental Reimbursement - This is the portion of the auto insurance policy that covers the cost of an automobile rental of similar size should the covered vehicle be in repair from a reported incident. Replacement Cost - This is the amount of money it would cost to replace a lost or damaged item at it is actually new replacement value. This monetary amount would be based on a new identical item in the current local market. Salvage - This is the auto insurance policy holders property that is turned over tot eh insurance agency in a loss final settlement. Insurance companies will sell the salvage property in hopes to recoup some of its monetary loss due to the loss and settlement. Second Party - this is the actual insurance company in the auto insurance policy. Surcharge - This is the amount added to your auto insurance policy premium after a traffic violation or an accident in which you were found to be at fault. Third Party - This is another person other than the policy holder and auto insurance company who has faced a loss and may be able to collect and be compensated on behalf of the policy holder's negligence. Total Loss - This is complete destruction to the insured property of a policy holder. It has been determined that it would be a great sum of money to repair the item rather than replace the insured piece of property to its state prior to the loss. Towing Coverage - This is the portion of the auto insurance policy that covers a specified amount for towing services and related labor costs. Under insured Driver - This is the portion of an auto insurance policy which covers injuries to you caused by a driver without enough insurance to pay for the medical expenses you have incurred from the accident. This is portion of the policy can vary state by state as some states include damage to the car in this section. Uninsured Driver or Motorist - This is the portion of the auto insurance policy which covers injuries to you caused by a driver who was without liability insurance at the time of the accident. Uninsured driver or motorist coverage comes in two different sections; uninsured motorist bodily injury and uninsured motorist property damage. Uninsured motorist bodily injury coverage covers the injuries to you or any passenger in your vehicle when there is an accident with an uninsured driver. Uninsured motorist property damage coverage covers the cost for the property damage to your vehicle when there is an accident with an identified uninsured driver. Uninsured driver or motorist coverage must be offered when you purchase the required liability coverage for your vehicle. You must sign a declination waiver if you decline Uninsured driver or motorist coverage. The majority of states require drivers to carry some form of uninsured motorist coverage. Some states include damages to your car in this coverage. Vehicle Identification Number or VIN - A VIN is a 17 letter and number combination that is the identification of the specific vehicle. It will identify the make, modem and year of the automobile. This number is typically located on the driver's side window on the dash. It can also be found on the vehicles registration and title